Import Mesin dan Sparepart dari India: Panduan Lengkap untuk Importir Indonesia

India dikenal sebagai salah satu negara industri besar di Asia yang memproduksi berbagai jenis mesin dan suku cadang (sparepart) berkualitas dengan harga yang kompetitif. Banyak pelaku usaha di Indonesia memilih mengimpor mesin baru, bekas, dan sparepart dari India untuk mendukung kegiatan produksi, konstruksi, pertanian, dan otomotif.
Jika Anda tertarik melakukan import mesin dan sparepart dari India, penting untuk memahami regulasi, perhitungan biaya, serta metode pengiriman yang efisien. Dalam artikel ini, kami dari PT. Royal Bintang Pasifik (RBP Cargo) akan memandu Anda melalui seluruh proses.
✅ Jenis Mesin dan Sparepart yang Umum Diimpor dari India
| Jenis Barang | Contoh Produk | HS Code Umum |
|---|---|---|
| Mesin Industri | Mesin pengolah makanan, mesin tekstil | 8438, 8445 |
| Mesin Pertanian | Traktor, mesin pemotong rumput | 8432, 8701 |
| Mesin Konstruksi | Mesin bor, mixer beton | 8474, 8479 |
| Sparepart Otomotif | Rem, kampas kopling, shock absorber | 8708 |
| Sparepart Mesin Industri | Gearbox, piston, bearing | 8483, 8482 |
📦 Metode Pengiriman Mesin dan Sparepart dari India
- Import Laut (Sea Freight)
- LCL (Less than Container Load): Untuk pengiriman kecil.
- FCL (Full Container Load): Untuk volume besar dan mesin utuh.
- Cocok untuk mesin besar atau berat.
- Import Udara (Air Freight)
- Cocok untuk sparepart ringan dan urgent.
- Estimasi pengiriman 5–10 hari.
📐 Cara Menghitung Volume Mesin & Sparepart
| Moda | Rumus Volume |
|---|---|
| Udara | (Panjang x Lebar x Tinggi dalam cm) ÷ 6000 |
| Laut | (Panjang x Lebar x Tinggi dalam cm) ÷ 1.000.000 |
Biaya dihitung berdasarkan berat aktual atau volume, tergantung mana yang lebih besar.
🧾 Pajak & Bea Masuk Barang Impor dari India
Sesuai aturan kepabeanan di Indonesia, berikut komponen pajak yang berlaku:
| Komponen Biaya | Persentase | Keterangan |
|---|---|---|
| Bea Masuk | 0% – 15% | Tergantung HS Code mesin/sparepart |
| PPN (Pajak Pertambahan Nilai) | 11% | Dihitung dari nilai CIF |
| PPh 22 Impor | 2.5% (dengan NPWP) / 7.5% (tanpa NPWP) | Dihitung dari nilai impor |
Nilai CIF = Harga Barang + Ongkos Kirim + Asuransi
📋 Metode Impor Mesin & Sparepart melalui RBP Cargo
| Metode Impor | Deskripsi |
|---|---|
| Door to Door | Barang dijemput dari supplier India & dikirim langsung ke alamat Anda |
| Import All-In | Sudah termasuk pajak, bea masuk, dan pengiriman |
| Undername Consignee | Gunakan legalitas kami jika belum punya API atau izin impor |
| Customs Clearance | Kami bantu urus seluruh dokumen dan proses di bea cukai |
| Ex-Work, FOB, CNF, CIF | Penyesuaian skema perdagangan sesuai perjanjian dengan supplier India |
💡 Tips Aman dan Efisien Import Mesin & Sparepart dari India
- Gunakan supplier terpercaya di India (cek legalitas & rekam jejak).
- Pastikan spesifikasi mesin sesuai standar Indonesia.
- Cek kelengkapan dokumen: invoice, packing list, COO, MSDS jika diperlukan.
- Gunakan forwarder profesional seperti RBP Cargo untuk membantu kelancaran proses impor.
🎯 Mengapa Harus RBP Cargo?
- ✅ Berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam jasa import resmi & undername
- ✅ Siap melayani pengiriman via laut dan udara dari India ke seluruh Indonesia
- ✅ Transparansi biaya & konsultasi gratis untuk importir pemula
- ✅ Tim profesional yang siap bantu dari awal hingga barang tiba
📞 Hubungi RBP Cargo Sekarang
Ingin mulai import mesin dan sparepart dari India tanpa ribet?
📱 WhatsApp: 0852-8382-6458
📧 Email: import@rbpcargo.id
🌐 Website: www.rbpcargo.id
🏢 Alamat: Jl. Joe Kelapa Tiga No. 21, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 12630
PT. Royal Bintang Pasifik – Mitra Import Mesin & Sparepart dari India Terpercaya!
Dari pengiriman, perizinan hingga dokumen bea cukai — kami urus semua untuk Anda.