Import Sparepart Otomotif dari Jepang: Panduan Lengkap untuk Importir Indonesia

Import Sparepart Otomotif dari Jepang: Panduan Lengkap untuk Importir Indonesia

Jepang telah lama dikenal sebagai negara dengan industri otomotif terdepan di dunia. Banyak kendaraan roda dua maupun roda empat yang beredar di Indonesia berasal dari merek Jepang seperti Toyota, Honda, Nissan, Mitsubishi, Suzuki, Yamaha, dan lainnya. Tidak heran jika kebutuhan akan sparepart otomotif dari Jepang sangat tinggi, baik untuk keperluan perawatan, penggantian, maupun modifikasi.

Melalui artikel ini, Anda akan memahami cara, regulasi, dan metode import suku cadang otomotif dari Jepang ke Indonesia dengan lebih mudah. Termasuk solusi import mudah melalui jasa PT. Royal Bintang Pasifik (RBP Cargo).


🚗 Jenis Sparepart Otomotif yang Sering Diimpor dari Jepang

KategoriContoh ProdukHS Code Umum
Sparepart MobilShockbreaker, kampas rem, filter, knalpot, aki, radiator8708
Sparepart MotorKarburator, blok mesin, CDI, gear set, lampu motor, coil8714
Ban & VelgBan mobil, ban motor, velg racing, velg OEM4011, 8708.70
Suku Cadang MesinBearing, piston, ring piston, cylinder head, gasket8409
Komponen ElektronikECU, sensor, kabel, panel speedometer, relay, fuse8536, 8544

📦 Metode Pengiriman Sparepart dari Jepang

MetodeKeterangan
Import Via Laut (LCL/FCL)Cocok untuk volume besar dan berat, biaya lebih hemat. Butuh waktu ± 3–4 minggu.
Import Via UdaraUntuk barang ringan dan butuh cepat (1–5 hari), biaya lebih mahal.
Import Door to DoorKami urus dari gudang supplier Jepang sampai ke tempat Anda, semua all-in.
Undername ImportBagi importir tanpa API/SIUP, kami sediakan nama perusahaan legal untuk import.

📐 Cara Menghitung Volume Barang

Jenis PengirimanRumus VolumeContoh
Udara(P x L x T dalam cm) ÷ 6000100×80×60 ÷ 6000 = 80 kg
Laut(P x L x T dalam cm) ÷ 1.000.000 → CBM100×80×60 ÷ 1.000.000 = 0.48 CBM

⚖️ Biaya Pajak & Bea Masuk Sparepart Otomotif

Suku cadang otomotif termasuk kategori barang kena pajak dan memiliki tarif bea masuk serta pajak tertentu berdasarkan HS Code.

Jenis PajakPersentase
Bea Masuk (BM)5% – 15% (tergantung jenis sparepart)
PPN (Pajak Pertambahan Nilai)11% dari nilai impor
PPh 22 Impor2.5% (dengan NPWP) / 7.5% (tanpa NPWP)

Catatan: Nilai Impor dihitung dari (CIF + Bea Masuk)


📜 Dokumen Penting untuk Import

  • Invoice
  • Packing List
  • Bill of Lading (Sea) / Airway Bill (Air)
  • HS Code barang
  • Surat izin (jika dibutuhkan)
  • NPWP perusahaan atau undername (bila tidak punya izin)

🎯 Mengapa Pilih RBP Cargo untuk Import Sparepart Jepang?

✅ Bisa undername bagi yang belum punya izin
✅ Proses cepat & transparan
✅ Layanan all-in hingga barang sampai ke alamat
✅ Konsultasi gratis tentang HS Code dan estimasi pajak
✅ Legal dan terpercaya melayani importir dari berbagai daerah


📞 Hubungi RBP Cargo Sekarang

Tidak perlu pusing mengurus bea cukai, perizinan, dan pengiriman internasional. Serahkan semuanya pada RBP Cargo!

PT. Royal Bintang Pasifik (RBP Cargo)
📱 WhatsApp: 0852-8382-6458
📧 Email: import@rbpcargo.id
🌍 Website: www.rbpcargo.id
🏢 Jl. Joe Kelapa Tiga No. 21, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, 12630


RBP Cargo – Jasa Import Sparepart Otomotif dari Jepang, Cepat, Aman, Legal, dan Terpercaya!

WA WhatsApp